yes I'm OKE :)

Minggu, 15 April 2012

AKU MENCINTAIMU

lagilagi malam ini harus aku teteskan air mata ini, hiks:"""""""""" setiap aku ngelakuin itu selalu ada kesan tersendiri kenapa harus jatuh ini air mata. selalu punya perasaan aku gabisa jadi yang terbaik buat kamu sayang:"" aku selalu buat kamu marah, kesal, bete, membangkang dari aturanmu yang akhirnya nantinya kamu akan bosan denganku, jalanin hubungan ini:(.
maafkan aku sayanggg, aku belum bisa menjadi tipe wanita yang kamu inginkan mungkin bisa dibilang aku sudah gagal untuk semuanya. tolong terus bimbing aku supaya aku bisa menjadi wanita yang kamu inginkan. aku gabisa jalan sendiri untuk menuju kearah sana aku butuh peran seorang pria yang mendampingiku untuk mencapai kedewasaan dan itu kamu be:"""
Aku sayang sama kamu, aku selalu menafsirkan semua masalah2 yang datang sebagai pelajaran berharga untuk kedepannya. tak bisa aku hentikan setiap harinya untuk mengatakan AKU MENCINTAIMU :") <309

Sabtu, 07 April 2012

Dwitasari - Aku Memang Tidak Seperti Mantanmu

Bianca menatap jam tangannya berkali-kali. Detak dari jam yang melingkar manis dipergelangan tangannya sejak tadi terus menemani kesediriannya. Wajahnya cemas, bibirnya terkunci rapat, jemari tangan kirinya mengisi celah-celah kecil jemari tangan kanannya. Sesekali ia menyilangkan tangan di dadanya, ia merasa kedinginan. Bianca kembali menatap jarum jam,  setelah itu ia memerhatikan awan yang semakin gelap dan rintik hujan yang semakin deras, wajahnya cemasnya semakin terlihat jelas.

 “Kevin belum juga pulang.” ucapnya perlahan dalam hati.

Disentuhnya plastik berisi dua bungkus nasi goreng yang ia beli di sebuah restaurant mungil di ujung jalan, sudah dingin, tak lagi hangat seperti awal ia datang ke tempat kost Kevin. Dua jam sudah ia menunggu, sementara Kevin tak kunjung pulang. Kevin juga tak membalas pesan singkat yang dikirim Bianca untuknya. Hujan semakin deras, Bianca semakin cemas. Bianca tetap saja melihat handphonenya, meskipun tak ada satu pesan pun dari Kevin, meskipun Kevin tak kunjung memberi kabar.

Terdengar desah suara mobil dari luar pagar, seseorang keluar dari mobil itu. Pria itu berlari-lari kecil lalu membuka pagar, kini pria itu berdiri tepat di depan Bianca. Bianca tersenyum lega.

“Kamu baru pulang? Sama siapa? Kehujanan ya?” tanya Bianca, masih dibalut wajah cemasnya.

“Kamu ngapain di sini sih?!” ujar Kevin setengah membentak.

“Aku mau bawain kamu nasi goreng. Kemarin, kamu sms ke aku katanya lagi pengen nasi goreng yang di ujung jalan itu, jadi aku beliin aja. Dimakan ya?” jelas Bianca dengan simpul senyum kecil bibirnya.

Kevin mengalihkan pandangannya, ia tak mau menatap Bianca, “Cewe bego! Pulang lo! Udah malem! Hujan juga kan!” bentaknya dengan nada tinggi.

Bianca hanya menatap sosok Kevin dengan wajah bingung, bentakan keras Kevin membuatnya mundur satu langkah dari posisi ia berdiri diawal.

“Tadi kamu pulang sama siapa?” tanya Bianca menahan rasa sedihnya.

“Sama mantanku, kenapa? Eh, aku heran deh sama kamu, seneng banget nungguin aku, kayak mantanku dong, orangnya enggak suka nunggu, kecuali kalau diminta!” jawab Kevin enteng, dengan wajah seakan-akan ia tak menyakiti hati Bianca.

“Oh…” ungkap Bianca menahan amarah. “Syukurlah kalau kamu bisa pulang sama dia, kamu juga enggak terlalu kehujanan. Ini nasi gorengnya, kamu makan ya. Aku mau pulang dulu.”

“Bawa aja nasi gorengnya, aku tadi udah makan kok sama dia.” tungkas Kevin dengan nada enteng.

“Enggak usah, kamu bawa aja. Aku pulang ya. Nanti langsung mandi dan keramas habis itu minum teh 

hangat supaya kamu enggak kedinginan.”  tegas Bianca sambil menatap wajah Kevin dengan penuh perhatian.

Kevin tetap membuang muka, sesekali Kevin menatap Bianca. Pandangannya mencuri-curi celah untuk menatap Bianca. Tapi, tetap saja dari raut wajahnya terlihat jelas bahwa Kevin tak peduli dengan Bianca. Kevin tak peduli dan tak mau tahu rasa khawatir yang Bianca simpan dalam-dalam. Padahal, rasa khawatir adalah wujud dari rasa cinta dan perhatian. Perhatian yang diabaikan layaknya rasa sakit yang diam-diam menghujam. Itulah yang dirasakan Bianca. Ia pulang dengan rasa hampa. Ia pulang dengan gerimis kecil dimatanya, gerimis itu bernama air mata.
***
Suara mahasiswa yang menderu membuat Bianca pusing tujuh keliling. Bianca adalah wanita plegmatis yang kadang membenci keramaian. Ia hanya duduk sendirian, merasakan angin genit yang bermain dengan rambut hitamnya. Kevin berjalan di depannya namun Kevin acuh tak acuh, tak mau menatap sosok Bianca yang menunggunya sejak tadi.

Bianca terbangun dari bangkunya, ia berlari-lari kecil mengejar sosok Kevin, “Kamu kenapa akhir-akhir ini cuek banget?”

Kevin mengarahkan pandangannya pada Bianca, “Emang kenapa? Kamu kan cuma pacarku bukan istriku, salahku kalau nyuekin kamu?”

Bianca mengehentikan langkahnya, ia tertunduk seusai mendengar ucapan enteng yang terlontar begitu saja dari bibir Kevin, “Kapan kamu menghargai aku sebagai sosok yang penting dalam hidupmu?”

“Kapan? Kenapa bertanya? Bukankah aku selalu menghargai kamu?” tanya Kevin dengan nada keheranan.

“Padahal, apa yang tidak kuketahui tentangmu? Semua hal tentangmu tak pernah kecil dimataku. Aku selalu menghargai kamu, menghormati posisimu, dan masih memperlakukanmu dengan baik meskipun kadang kautak menghargai aku.” jelas Bianca dengan matanya yang mulai berair.

“Wanita bodoh! Jangan jadikan air matamu sebagai senjata pamungkasmu! Kamu cengeng, kamu berbeda dengan mantanku. Dia jauh lebih kuat daripada kamu!” tungkas Kevin dengan nada tinggi.

“Ya… aku memang tidak seperti mantanmu. Aku memang tidak secantik dan setegar dia. Aku memang tidak secerdas dan semandiri dia. Aku jelas-jelas tak luar biasa seperti dia. Tapi, dia hanya masa lalumu, sedangkan aku adalah masa kini yang mungkin akan kaubawa ke masa depanmu!” Bianca menatap Kevin dengan tatapan serius. Tak pernah Kevin melihat Bianca sekeras dan seberani itu.

“Kamu memang tidak seperti mantanku.” ucap Kevin singkat.

“Aku memang tidak seperti mantanmu. Aku adalah aku, yang akan luar biasa dengan jalan dan pilihanku sendiri. Kenyataannya kamu memang tidak bisa melupakan mantanmu dan masa lalumu.” ujar Bianca memicingkan mata, tatapannya tajam menatap Kevin.

“Bukan urusanmu!”

“Dan, aku sangat kecewa pada diriku sendiri, kenapa aku sulit membuatmu lupa pada masa lalumu.”

“Masa lalu bukan untuk dilupakan, masa lalu ada untuk dijadikan pelajaran.”
Mata Bianca memerah, cahayanya yang bening tak lagi bersinar dari bola matanya, “Aku juga kecewa pada diriku sendiri, kenapa aku sulit membuatmu jatuh cinta kepadaku lalu melupakan mantanmu?”
Kevin tak tega menatap Bianca, naluri lelakinya keluar, selalu tak tega menatap wanita yang sedang menangis, “Sudahlah…” ucap Kevin perlahan. “Jangan menangis.”

“Kita akhiri saja semua kalau memang kamu masih berhenti pada masa lalumu. Kita akhiri saja semua kalau memang kaulebih merindukan masa lalumu. Kita cukupkan sampai disini, kalau masa lalumu lebih mampu untuk membahagiakanmu.”

“Maksudku bukan seperti itu, Sayang.” dengan nada sok manja, Kevin menarik lengan Bianca. “Maaf ya?”

“Percuma ada kata maaf jika kau tak mau berubah. Percuma ada kata maaf jika kauterus mengulang kesalahan yang sama. Kembalilah pada masa lalumu, aku juga tak membutuhkan orang sepertimu dimasa depanku.” Cetus Bianca, meghempaskan lengan kevin dari lengannya.

Kevin tak menyangka bahwa wanita yang beberapa bulan ini disiksanya juga mampu menyiksanya dengan cara yang menyakitkan. Hukum karma ternyata berlaku, jika seseorang menyakiti hati orang, maka akan ada saatnya hatinya juga akan tersakiti. Kevin hanya mematung menatap Bianca, menatap punggungnya hilang dari pandangannya.
***
Jam waker melakukan tugasnya dengan baik, celotehnya yang berisik membangunkan Kevin yang masih saja terantuk di ujung kantuk. Dimatikannya jam waker itu, ditariknya lagi selimut yang sejak tadi malam menghangatkan tubuhnya. Matanya menatap jam dinding, sudah pukul tujuh pagi. Gerakan reflek, ia menatap handphone, tak ada pesan singkat dari Bianca. Tak ada suara ketukan pintu dari luar. Tak ada lagi wanita yang menyiapkan bubur ayam sebagai sarapan kesukannya. Tak ada sosok wanita yang meletakkan teh hangat di dekat tempat tidurnya. Tak ada lagi Bianca yang memerhatikan sosoknya. Ia merasa kesepian. Rasa membutuhkan baru ia rasakan ketika ia telah kehilangan.

Kevin menghela nafas. Ia menarik selimut menghangatkan dadanya. Tubuhnya masih menggigil, demamnya tak juga turun. Entah sudah berapa lama hujan menari-nari tadi malam, hingga dinginnya masih saja menusuk tulang. Sosok Bianca yang ia harapkan tergopoh-gopoh membawa obat tak kunjung menampakkan batang hidungnya. Hanya detak jam dinding yang mendesah perlahan kala itu.

Kevin kembali menghela nafas. Ia menarik selimut menutupi wajahnya. Ada gerimis kecil dimatanya, gerimis itu bernama air mata.

my guuuyyss{}

awal masuk kuliah terasa membosankan karena gue harus bisa beradaptasi dan nyari temen sebanyak-banyaknya. yapp pertama kali yang gue kenal itu ya si Ricka dan 1 lagi Firda lewat jejaring sosial fesbuk dan twitter kita udah buat rencana untuk les LIA bareng di kampus dan udah ngobrolin sedemikian banyaknya hal2 yang mau kita lakuin pas nanti dikampus. lanjut pas hari pertama gue dateng ke kampus, dengan tampang bloon keluar dari parkiran gue langsung nanya sama security dan begonya padahal itu di atrium ada orang banyak tapi tetep aja gue nanya iyuuuuwh bodohnya, oke dan akhirnya gua mendekat eh ternyata masuknya harus lewatin gedung D dan muter lewat atas paraaaahh ngerjainnye-___- taraaaa pas nyampe gue ada diatas berasa lagi di balkon terus tinggall lambai2in tangan berasa princess gewlaaaa udah pada ngumpul rame bangeeeeett malu sumpah gue ada diatas dan diliatin orang banyak hah segeralah gue turun dari atas. yap langsung nyari tempat duduk yang paling PW dan nyaman. lagi2 gua membuat ulah memalukan buat diri gua sendiri, gua salah duduk dan ternyata itu  fakultas ilmu komputer bukan ilmu komunikasi yaaa dengan tampang sok gua diri langsung pindah ke sebelah yang ternyata itu fakultas gua maluuuuu stengah mati pen gua copott aja tau ini muka aaargh :@ yayaaa acara itu berlangsung lumayan agak lama dan membuat gua sangaaaaatt BT tingkat dewa eaaaaaaa akhirnya gua twittingan dan ngemention si Ricka eh ternyata dia ada di depan gua daritadi eaaaaaaa jodoh yeee kite keh nah darisitu gue kemana2 selalu sama rika dan yang paling oke kita selalu 1kelas eh gakselalu sih ada 2 matkul yang beda kelas. selalu ber2 pas DK ya dan selalu fokus sama kaka2 kece yang kita pilih waqaqa disitu kita masih cupu2 nya ya keh kemana2 selalu aja berdua eh di salah satu matkul apa gua lupa kita dapet temen yang lumayan nyambung sama kita yaitu si titin, awalnye sih yeee gue kira doi diem adem ayem eh kesininye beeeeehela kaya emak2 dan ibu kost galak yang lagi nagih bulanan buseeet cocotnyeee rewel amet-__- trus juga makin kesini makin banyak kenalan sesama maba dan akhirnya gue,rika,titin,krisna,toar,mamat,evan,ega selalu rame2 ngumpul karena kita selalu sama sekelas dan kita selalu makan sama2 di tempat tongkrongan KN ya kalo kata Krisna kita 1 manajemen haha trus juga akhirnya gue nemuin sahabat lainnya 2TIKA yahaha itu nama kenapa bisa samaan ya-__- tika dan wati gue bedain biar garibet manggilnya haha setiap hari kita selalu sama2 dan gue berharap tentunya kekeluargaan ini gakakan pernah hancur ya guys aku sayang kalian :"*
- Ricka Shintayu Chrisnaomi
- Tika Yusniawati
- Tika Retiara Arsanti Putri
- Titin Hidayati
- Annesa Hadisty
- Amram Krisnayandi
- Toar Worang
- Muhammad Try Arifiyanto
dan anak2 cowo PR2011 yang 1manajemen KN semuanya yang gak gue sebut 1persatu




















 love you guuuuuuuuuuysss:*{}


Ikeeeeeeh aku {}

yukk kita membicarakan gimana semangat2nya selama masa kuliah dan ini lagi gue rasakan sama Ricka Shintayu Chrisnaomi sahabat gua tercinta. ada 1 hal yang bikin kita semangat buat kuliah yaaaa keh ahahaaaa penyegaran dan yang pastinya itu merupakan penyemangat buat masuk kuliah. tapi itu terjadi cuma dihari selasa fiuuuuh~ setiap ada apa2 selalu dikaitkan dengan hal itu hahahaaaa tapi gakbanget dehya kalo ampe ada yang lemes memusnahkan penyemangat kita ini ya keh dan yang paling emejing kita bersaing dengan cowo yang ngondek ohmaaaaaaaaaayyy bisa dibayangkan pemirsaaaah mimpi apa gua semalem iyuuuwh sekali dehya pas ngeliat tulisan itu ya keh waqaqa agak gimana gitu rasanya penbatt gua congorin ih si doi :@ aku pertama dan kamu kedua haha baryaaaaw kamu dapet bekas sisa aku keh wleeee :p tapi yang penting mah ya ngerasain ya waqaqaqa najeeeees terobsesi batt yak yaduuuuh ancur dehya ini reputasi kalo bener2 dibocorin huaaaa gabisa gokil2an lagi ya kalo semuanya kebongkar grrr~ semangat ikehkuuuu jodohmu ada didepan mata dan jodohku juga sudah didepan mata :p semoga seterusnya sampe nanti kegokilan kita akan tetep ada ya cincaaaaaaaahh muah:*




ikehkuuuu selalu bisa ngertiin kalau aku lagi susah ataupun lagi emang butuh bantuan. thankyou somuch cinakuuu semoga persahabatan ini tetap terjaga sampai kapanpun ya cin muah kecup peluk buat lu ceolang :*{}

Jumat, 06 April 2012

teman2 kecilku

lagi dengerin lagunya Gita Gutawa yang sahabat kecilku itu jadi keinget sama temen2 kecilkuuuuuuu aaaaaaaa kalian dimana guys?aku kangeeen :""'' nova,opong,morin,mba icu,alfat,maulana,teh ana kalian temen2 kecil aku yang pasti sudah dewasa dan bener2 lostcont sama sekali gakada kabarrrr :( sekarang kalian pasti udah pada cantik2 dan ganteng2 dehyaaa hiks apa kaliann inget akunya?apa kalian masih inget masa kecil kita dulu?ohmaaaaaaayyy kangen bangetbanget tauk sumpah. ehya kalo alfat dan maulana waktu itu sihya pernah ketemu pas weddingnya kak shinta (sodaranya mereka) tapi alfat lupa sama aku dan gasempet ngobrol tapi kalo maulananya sempet ngobrol pas akunya ke toilet dan itupun di kasih tau sama mamanya. dia agak2 lupa gitu pertamanya tapi kelamaan inget2 juga ah parah sih si maulana u,u
kalo nova,opong,mba icu aku gakakan bisa ketemu kalian lagi hiks:"""""'' kalian jauh di pulau sebrang sana. pengen rasanya sekali aja kita ketemu nov aku kangen banget sumpah. dan morin pun aku gaktau keberadaan dia dimana sekarang:( teh ana dia diBandung ikut papanya, pas mamanya main kesini teteh kenapa gaikut?akunya mau ketemu teh aku kangeeeeeen:( kapan kita berjumpa lagi?ya walaupun suasana pasti udah beda udah gabisa lagi maen2 kayak dulu aaaa God please mau ketemu mereka :""""""""
Tuhan aku hanya ingin terlihat sempurna dimatamu dan dimata orang lain, buangkanlah semua sifat2 burukku ini. aku ciptaan mu yang selalu membuat kesalahan bodoh dan belum bisa memperbaikinya:"( usiaku tahun ini sudah 19 tahun tapi aku belum bisa berbuat hal banyak untuk orang yang sayang kepadaku. maafkan aku Tuhan karena aku memiliki dendam dan kebencian terhadap saudaraku semuslim.karena faktor duniawi yang mendasarkan timbulnya kebencianku ini. sulit untuk aku hilangkan kebencian ini terhadapnya aku tau dan aku paham kebencian adalah sifat tercela bagiMU tapi apadaya inilah yang ku rasakan. aku benci dengannya dan ingin sekali aku meludahinya tapi aku percaya kepadaMU Tuhan kau maha adil dan aku percaya kau akan membalas semua ini dengan lebih kejam amin:) kuatkan aku untuk menghilangkan kebencian ini

Rabu, 04 April 2012

AUZE 9810:*

bebeeee gaberasa banget ya sayang bulan ini kita sudah mau 20 bulanan yihiiiie terasa amat lama sekali yaaa untuk mencapi usia 20 bulan ini. banyak banget yaaa be masalah yang terus menerus ngikutin kita pengen banget diajak si itu ya dia hft tapi gapapa ya sayang masalah itu adalah faktor untuk kita menjadi lebih dewasa. ya walaupun 6 bulan ada hal yang bikin nyess dan bikin bb aku turun drastis tapi insya allah itu buat cerminan dan pelajaran dihari esok dan selanjutnya.
banyak lohyaaa be mimpi2 kita buat sama2 untuk mencapai keberhasilan itu, semoga aku dan kamu selalu dalam izin Allah untuk selalu jalanin hubungan yang bener2 sudah serius untuk kedepannya. semoga kita lebih dewasa dalam menyikapi berbagai hal dan masalah yang kita hadapi amin.


nih bebe aku yang paling manja dan galak banget kalo lagi ngambek
kamu Mohammad Audi Pratama bebe aku yang paling aku sayang sampe kapanpun amin :* loveyousomuchandsobadly:*:*

AUZE 9810

AUZE 9810
ini bebenya aku yang paling aku sayang :*